Kamis, 16 April 2009

Lidah Tak Bertulang

Sungguh....

Aku tak menyangka akan seperti ini
Lidah memang tak bertulang
Tapi tak kukira dia lebih tajam dari pedang
Mulanya aku tak percaya dengan semua

Tapi ini benar-benar terjadi
Tahu apa dia tentang aku
Hingga dia bisa berceloteh tentang aku
Mengusik kehidupanku
Melukai hatiku

Mungkin baginya itu sekedar celotehan
Tapi itu merupakan tamparan keras bagiku
Raga ini mungkin masih berbentuk
Tapi batin ini perih terasa

Aku tak tahu apa yang ada di pikirannya
Hingga dia berani berbuat seperti itu
Kepuasan apa yang dia dapat dari ini
Ya Allah.......berikanlah aku kekuatan
Agar aku tetap bisa tersenyum kepada dunia

31 Maret 2009

Jumat, 27 Maret 2009

Kriteria Jahat

sebenernya yang namanya orang jahat tu kaya apa cie? terkadang aku ngerasa sering dijahatin sama orang, terkadang juga aku ngerasa aku sering jahat ma orang. tapi lo mendefinisikan kata"jahat" aku nggak tahu. hari ini aku ngerasa jadi orang paling jahat (tapi nggak sedunia loh). aku dah tega nyakitin orang yang sayang ma aku gara-gara masalah yang sepele. ya...mungkin bagi dia sepele, hanya minta maaf aja cukup tapi buatku itu sakit banget. dulu aku pernah punya pengalaman buruk ma temenku. kata anak-anak cie dia agak gangguan jiwa. dan mungkin saat itu penyakitnya lagi kambuh alias kumat. dan gara-gara satu hal dia marah-marah ma aku n bentak-bentak aku pake kata-kata yang sama sekali nggak pantes diucapin apalagi ke cewek. aku sakit banget saat itu coz baru kali ini ada yang tega ngata-ngatain aku sekasar itu. anak-anak yang lagi pada nggrombol disitu juga ikut marah, bahkan ada satu orang yang hampir mukulin tu anak kalo nggak dicegah ma yang laen. dia nyuruh tu anak minta maaf ma aku tapi anaknya nggak ikhlas minta maaf ma aku. sejak saat itu, anak itu nggak pernah nongol ataupun maen sama aku lagi. herannya, dia yang salah tapi dia yang marah ma aku.
aku juga pernah disakiti ma sahabatku sendiri, orang yang selama ini sangat aku banggakan, orang yang sangat aku percaya, yang sangat berarti dalam hidupku. sampai sekarang, meskipun dia udah minta maaf, ngaku lo dia salah dan bla...bla...blaa...., dia nggak pernah jujur apa sebabnya dia kayak gitu padahal dia tahu kondisiku saat itu sedang labil banget. tapi aku coba buat sabar meski rasanya sakit banget. aku tahu aku nggak layak mendapat kasih sayang dari orang lain tapi aku juga tahu kalau orang lain nggak punya hak buat menghina aku. aku cuma bisa bilang maaf ma orang-orang yang pernah aku sakiti, apapun bentuknya. aku tahu aku nggak punya hak sedikitpun buat nyakitin kalian semua. tapi nggak tahu kenapa lidahku seakan kehilangan kendali. mungkin karena sesuatu yang telah terjadi sehingga membuatku nggak lagi percaya ma dunia ini. aku harap kalian mau memaafkan aku.....karena aku tahu kalian yang terbaik yang dikasih Allah untukku.
aku nggak tahu mesti ngomong apa lagi....
mon ami, mon pere, mon mere, soir et mon amore.....pardon moi..

Bangun Dari Tidur

Aku pernah merasakan cinta namun tak seperti ini. Aku pernah merasakan rindu tapi tak sehebat ini. Senyum ini pernah ada namun tak pernah selepas ini. Hati dan jiwaku pernah hidup tapi tak pernah sebebas ini. Dulu aku pernah hidup dalam ketidakpastian, seakan hanya sekedar bernafas pun enggan. Dulu hati dan jiwa ini pernah menjadi keping-keping yang rapuh. Hanya menjadi parasit dalam kehidupan. Miris dan mengenaskan. Kata menyerah sering memenuhi otakku dalam mengambil keputusan hidup. Benar-benar menyedihkan.
Senyum itu.... tawa itu.... mata itu.... belaian itu... seakan memberi jiwa dalam kehidupanku. Kembali menyejukkan hati yang telah lama beku oleh kemunafikan. Lidah ini serasa kelu tuk mengatakannya. Bukan karena sakit atau perih.... tapi dia tak kuasa tuk ungkapkan karena tak bisa dilukiskan dengan kata dan isyarat. Tak dapat gambarkan apa yang kurasa saat ini sejak kehadirannya. Namun... hidupku kembali sempurna saat kuraih cintanya.
Tak dapat kupungkiri tangis ini masih mengalir. Tragedy itu masih terus menghantui malam-malamku. Sakit terasa dalam hati. Namun apa daya hati tak berdaya menghapusnya dalam sekejap. Bayang-bayang kelam seakan tak ingin melihatku bahagia. Tapi senyuman itu... mata itu.... kehangatan itu... selalu membuatku nyaman dan tenang. Hingga aku lupa rasanya sakit hati. Sampai aku lupa rasanya dikhianati.
Masa lalu terkadang masih membuntuti langkahku. Seakan tak ingin ku melangkah menuju masa depan. Berharap tak kutemukan bahagiaku. Menghiba ku kembali padanya. Tapi maaf... masa depan terlampau indah bagiku meski tak ku pungkiri banyak liku yang menghadang langkahku. Namun tatapan itu meyakinkan aku bahwa aku layak bahagia, aku layak hidup kembali. Senyuman itu yang mengajarkan aku cinta yang sesungguhnya. Cinta yang kembali menghidupkan hatiku, yang membebaskan jiwaku dari belenggu masa lalu. Sentuhan itu mengingatkan aku betapa hidupku terlampau berharga untuk terpuruk, kembali mengingatkan aku bahwa masih ada getar cinta dalam tiap nafasku.
Kini aku bisa merasakan nikmatnya seulas senyum yang dengan manis tersungging di bibir yang pernah terkunci. Kini aku bisa merasakan hangatnya sentuhan yang membuaiku ke alam mimpi, memberikan ketenangan dalam setiap getarannya. Kini aku tak lagi bermimpi tentang pelukan dan sentuhan kasih sayang yang kembali menghidupkan memori jiwaku yang pernah tenggelam ke dasar kegelapan tak berbatas. Tawa itu... canda itu... entah kekuatan apa yang dimilikinya hingga hatiku kembali tersenyum dengan entengnya, hal yang paling sulit untuk kulakukan.
Entah magnit apa yang dia punya... entah sihir apa yang dia semburkan padaku... hingga aku perlahan bangkit dan mencoba kembali menapaki hidupku yang pernah hilang. Hingga tangan ini bisa terbuka lebar dan berusaha kembali merengkuh dunia. Mata ini kembali terbuka tuk melihat dunia yang kejam namun memabukkan. Tubuh ini kembali tegap menantang dunia. Ya.... aku mencoba kembali hidup untukmu dan karenamu... kekasih jiwa....

21 February 2009



Minggu, 17 Agustus 2008

BeStFriEnd.....

allow semua'a.......
mg hari nie lebih bae dr hari kmrn. kata2 t yg sll Qingat dr someone yg slu jd motivasiQ. Xn pasti nggak asing lagi ma yang nama'a bestfriend alias temen bae kn?Qpy beberapa bestfriend yang emg best bgt lah. sampe orang bilang Q dengan mereka adalah soulmate. mereka dan Q saling mengisi, menangis dan tertawa bersama, saling bersandar satu sama lain. Q nggak bisa bayangin gmn hidup tanpa bestfriend. aduh.....jgn sampe dech!! oy, Xn tentu'a py bestfriend kn? lo yang lum punya, jgn cemas, mungkin lum waktu'a kamu ktmu m bestfriend kamu.
ada 2 orang yang bener2 dh kaya soulmate buatQ. Q nggak bisa bayangin jauh dari mereka. yang satu co yang satu lagi ce. mereka tau semua tentang Q. bareng mereka Q ngrasa nyaman banget. Q sayang banget ma mereka. mereka b2 yang bisa bikin Q survive selain keluargaQ. yang ce dh rangkap jabatan dech. dia bisa jadi kakak, temen, sahabat, bisa juga jadi ibuQ coz lo d pa2 bisa cerewet banget. ampun dech.....!!susah buatQ deskripsiin sifat dia coz dia hampir mendekati sempurna (mg j u g baca tulisanQ.......bisa GeEr 7 turunan!!)
terus terang j....lo yang co....gimana yach.....Qsayang ma dia dalam arti lain. meski Qtw posisiQ sebagai sahabat tapi yang nama'a sayang nggak memilih. Qbahagia karena tau dia membalas perasaanQ meski kami lebih memilih untuk bersahabat. mungkin nggak ada yang bisa gantiin dia di hatiQ coz cuma dengan dia Qbisa jadi diriQ sendiri. makasih buat sahabat dan kekasih jiwa. Qslu sayang xm. Qbahagia melihat kau tersenyum.
ada lagi yang bestfriend..............tp yang nie agk2 norak bin gokil. they are the babonz and the bandotz,,,,, part of taro team. wuah....pokoke gokil abiz.

My PoErTy (aGain)

Penjara Jiwa

Mengapa hujan tak henti mengalir
Meski mentari t’lah tampakkan secercah sinarnya
Ia terus mengalir terus dan terus
Tak peduli bumi menjerit
Karena tak mampu lagi menampung sang tirta
Tak peduli hewan-hewan kesakitan
Karena tak bisa melawan deras alirannya
Tak peduli pohon dan bunga menjadi layu
Karena tak mampu lagi berdiri di atas kubangannya
Mengapa malam tetap kelam dan menakutkan
Meski t’lah ada sependar cahaya yang berkerlipan
Apa karena pendar cahaya itu hanya mengintip di balik mendung yang berarak?
Atau karena kilaunya yang terlampau sedikit?
Mengapa bumi selalu bergetar
Tak peduli siang dan malam
Apakah dia marah karena manusia selalu serakah?
Apakah dia kecewa dengan kehidupan?
Atau karena dia takut?
Apa yang dia takutkan?
Air mata memang tak hapus semua cerita
Dan cerita tak akan berakhir hingga ada yang mengakhirinya
Tapi bagaimana cerita itu akan berakhir
Bila cerita telah menawan jiwa yang harus mengakhirinya di dalam pusaran kebimbangan?
Dan bagaimana jiwa itu harus mengakhirinya
Bila penjara keraguan telah meluluhlantakkan sebagian dari dirinya?

Akhir Sebuah Cerita

Dahulu aku pernah mengira

Diri menjadi lebih baik bersamamu

Meski orang berkata apa

Asal di sisimu nyaman terasa

Tertawa dan arungi bersama

Hingga lupa dengan dunia

Duri yang menghalangi jalan kita

Kusibak walau penuh luka

Tak mampu ku berpikir jernih

Terkadang aku bertanya

Apa yang sedang kulalui ini

Oh Tuhan....ampuni aku

Mungkinkah ini hukuman untukku

Akan semua perbuatanku ?

Dada ini terasa sesak

Mengenang yang t’lah terjadi

Mengenang kesalahan yang kuperbuat

Tapi semua telah berlalu

Meski sakit datang terlambat

Aku lega semua t’lah berakhir

Jumat, 25 Juli 2008

My Poetry

Awal Sebuah Cerita

Pertemuan di awal Mei
Menumbuhkan rasa yang berbeda di hati
Saat aku sadari
Ada sorot mata yang teduh
Pancarkan kedamaian, janjikan ketenangan
Saat ku lihat
Sosok yang berwibawa
Hadir dalam hidupku
Memberi warna lain dalam kalbuku
Saat aku resapi
Makna tiap tutur kata
Menjadi satu semangat dalam mencari arti hakiki
Bak kalimah pujangga
Saat aku mengerti dan pahami
Arti hadirmu di sisiku
Arti cintamu dalam hatiku
Arti kasih sayangmu dalam jiwaku
Saat itu hatiku berkata
“Aku mencintaimu”

26 Juni 2006

Bayangmu

Di keheningan malam yang sesakkan dada
Ku teringat lembut wajahmu
Dengan segala tingkah laku
Buatku bahagia
Rasakkan nyaman di sisimu
Jadikan semangat meniti waktu
Kini kau telah pergi
Tak lagi temani langkahku
Buatku lemah dan tak berdaya
Kau putuskan berkelana
Mencari cinta sejati, cinta yang suci
Cinta pada Sang Raja Manusia

27 Juni 2006

Syair Rindu

Malam semakin larut
Namun mata tak jua terpejam
Menanti kabar darimu
Wahai sahabat jiwa
Entah mengapa aku mengharap hadirmu
Berharap berbagi denganmu
Berharap kau ada walau sekedar suaramu
Apa ini yang disebut rindu
Kenapa saat kudengar lembut suaramu
Manis rayuanmu, jantung ini berdetak kencang
Kenapa saat kau perhatikan aku
Peduli terhadapku, ada yang bergejolak di jiwa
Kenapa saat kau lepas tawa dan canda
Hati ini berdesir tak karuan
Apa ini namanya cinta
Benarkah yang kurasa ini
Tak terlewat sedetikpun waktuku tuk memikirkanmu
Berharap nikmati nyaman di sisimu
Curahkan suka duka
Saling bergandeng tangan
Menatap indahnya dunia

09 Juli 2006